Hari ini keliling-keliling Solo menyegarkan suasana hati agar bisa kembali beraktivitas dengan semangat optimal. Setelah puas dengan berkali-kali naik turun bis dan angkot hingga lelah melanda kaki-kakiku, akhirnya saya pun kembali menjadi anak SGM yang baik dengan menutup akhir perjalanan ini dengan mejeng di Solo Grand Mall. Solo Grand Mall adalah Mall yang ideal buat saya, karena selain lebih dekat dengan kost juga angkotan dari SGM juga melalui jalan kostku. (Mall di Solo ada 2, Solo Grand Mall dan Solo Square).
Setelah tiba di SGM, seperti biasa rutinitas yang paling sering saya lakukan adalah turun naik eskalator dan jalan sepanjang lantai SGM. Membeli? Oh, tentu saja rutinitasku sebenarnya hanya jalan-jalan saja. Melihat-lihat saja kadang tidak saya lakukan. Namun hari ini ada yang berbeda, saya akhirnya memutuskan untuk mencoba masuk ke dalam sebuah toko yang banyak memajang laptop. Dalam benakku saya yakin toko itu sepertinya adalah toko elektronik. Saya pun masuk dan bertanya-tanya kepada sang penjual. Dan dari semua yang saya tanyai, karyawan itu menjelaskan dengan sangat baik. Maka sebagai pelanggan yang sudah merepotkan walau awalnya tidak yakin membeli, akhirnya karena kesabaran sang SPG maka saya pun memutuskan untuk membeli sesuatu. Lalu tiba-tiba, SPG alias mas itu merekomendasikan sebuah netbook kepada saya, netbook itu sebut saja sebagai Acer Aspire One D255 dengan Dua Operating System yakni Windows7 dan Android.
Spesifikasi Acer Aspire One D255
Prosesor: Intel Atom N550 (2 Core, L2 Cache 1 MB)
RAM: DDR3 1024 MB
Harddisk: 250 GB
Layar: 10.1″ SD 1024 x 600 (WSVGA) pixel resolution, high-brightness (200-nit) LED-backlit TFT LCD
Mercury free, environment friendly
Konektivitas: LAN, Acer InviLink™ Nplify™ 802.11b/g/n Wi-Fi CERTIFIED™, Bluetooth 3.0+HS
Webcam: Acer Crystal Eye webcam with 1280 x 1024
Baterai: 6-cell, 4400 mAH
Dimensi: 258.5 (W) x 185 (D) x 24 (H) mm
Bobot: 1,25 Kg (dengan baterai 6-cell)
sumber
Dengan demikian saya pun membawa pulang netbook tersebut dengan harga 2,5Jt dalam Rupeeah. Kemudian saya pun dengan lugunya ke tempat pemasangan screen protector dan malah melengkapi netbook baru saya dengan pelindung layar dan meminta dipasangkan gambar doraemon bersayap dibagian depan dan membeli pelindung keyboard serta untuk bla-bla dan bla-bla dan berhadiah hanya pembersih layar doank namun semua harus saya bayar dengan harga 200.000 dalam Rupeeah.
Awalnya saya berkeliling kota Solo untuk menyegarkan pikiran namun dompetku pun menjadi lebih segar karena semakin longgarlah isinya. Setelah membeli semua itu, saya pun pulang keperadabanku dengan menaiki ANGKOT dan membawa kantong plastik hitam besar berisi netbook yang kalau dilihat sekilas lebih menyerupai plastik belanja bulanan (Red:Tidak Keren).
Akhirnya tibalah saya di kost. Ketika membuka pintu, sang Laptop Acer tercintaku Aspire 4925 terlihat begitu kesepian. Lalu saya menghampirinya dan menghiburnya dengan mengupdate blog ini melalui dirinya dengan bantuan modem Venus-18 Evdo dengan Evdo yang tak pernah ada sinyalnya. Dalam hatiku, Acer Aspire 4925 adalah sang Ibu dariAcer Aspire One D255. Maka saya sudah putuskan bahwa kekuatan sang Ibu adalah untuk berselancar dan sang anak untuk ku bawa kemana-mana karena anak-anak lebih mudah saya gendong. Sedangkan Ibu jaga rumah dan menyelesaikan tugas rumah dan anak membantu saya disekolahan.
Maka dengan bantuan kekuatan dari Ibu dan anak Acer Aspire dan terutama dengan bantuan Tuhan, saya harap skripsiku semakin cepat selesai. Amin
:)
^Selamat Datang Acer Aspire One D255^
^Selamat Acer Aspire 4925 atas kelahiran Anaknya^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar