agnesss-ok

Selamat Datang

Duniaku

Aku dan diriku

Jumat, 05 Mei 2017

Kusuma Murti


Hallo dunia,,, 
Akhirnya, blog lama terbuka kembali. Maklum sekarang diarynya pindah jadi novel ala-ala-alamakkk. Tapi walau dibuat jadi novel ala-ala, hidupku no drama lah. Tapi bukan hambar yak, hanya tanpa micin.
Berawal dari jualan IG yang sedang sepi berakibat scroll atas bawah kiri kanan baca-baca IG orang terus dapat info menggembirakan ada loker untuk content writer psikologi yang menggiurkan. Kesempatan belajar, mengenal banyak orang, dan tentunya berharap mampu menyebarkan aura positif. Ngarep diterima yesss. HAHA.
Namun apalah arti curhat pada prolog ini, sebenarnya tujuan tulisan kali ini adalah mengenang masa-masa indah kosan di Solo bernama Kos Kusuma Murti disingkat Kurti. Kami menamai diri Kurti Girls. Dan keseriusan kami nampak dari foto diatas, hanya demi nyobain foto studio, ada yang rela minjem kebaya ke salon manten. Setelah dipikir-pikir, tak ada moment penting saat itu. Hanya saja ide iseng itu muncul begitu saja. Dasar wanita.
Selama beberapa tahun terakhir di Solo, merekalah saudara dan keluargaku. Secara di Solo saya tidak punya keluarga sedarah. HAHA
Dari masak, makan, mandi, nonton, jalan, guling-guling, curcol, iseng, heboh, ulang tahun yang surprisenya selalu ketahuan, kena marah ama bapak kos, saling nakut-nakutin karena kosannya berhantu, dll. Semua itu kami lalui bersama, dengan keseruan bersama, belajar bersama, berkembang bersama. Kangen.
Tapi walau saya beda agama sendiri, banyak hal yang saya rasakan kami benar-benar sekeluarga.Misalnya, jika mereka berpuasa, saya ikutan sahur dan berburu takjil. Jika saya merayakan Natal, mereka tidak pulang dan menemani saya natalan di kos. Karna libur natal yang hanya 2 hari tidak memungkinkan saya untuk pulang ke Palu. Ditambah harga tiket yang luar biasa. Loh saya malah curhat. 
Semua yang telah terjadi menjadikan kami the power of Kurti Girls. Dimana Bapak dan Ibu kos nya hampir tiap malam ditegur tetangga karna berisik. Maklum, wanita tuh mulutnya banyak, ceritanya banyak, suaranya melengking. Yang sabar yak Pak, Buk kos, We miss U lah. Anak-anak Kurti I miss U lah kan.

Dan semua yang telah kita lewati memberi arti dalam hidup ini. Love U


Tidak ada komentar: