Sebenarnya, aku ini sejenis perempuan yang emang masih kurang kewanitaannya. Saya suka main masak-masak tapi tidak suka main bersih-bersih. Semenjak ngekos di kos ku saat ini, sudah berapa bulan pun tidak ada yang kukenal selain mas penjaga kosan. Oleh karena itu, saya merasa sangat betah dikamar. Pertama kali saya masuk kos ini, saya sudah tau ada rooftop yang bisa buat jemur dll. Tapi sayang sekali, tangganya membuat mental yang emang kurang rajin ini menjadi semakin tidak berminat untuk ke rooftop. Alhasil, semenjak Ibu saya datang inspeksi ke kos barulah saya ke atas dan mengetahui ternyata diatas ada mas kos yang bercocok tanam. Sebagai wanita di kos yang didominasi lelaki, aku tertohok dengan kalimat ibukku yang bilang lelaki aja bisa nanem dan membuat keindahan kok kamu kamar aja nda beres nanem diatas biar naik turun tangga biar kurus trus biar main kucing lucu itu. Jujur, aku lebih tertarik dengan si Kucing hhahaah.. Akhirnya, diberikanlah oleh ibukku pe er tanaman cabe. Ya, katanya akan dipantau via wa setiap hari aku uda siram apa belum dan wajib kirim foto. Baiklah, aku emang anaknya lebih termotopasi kalo ditantang dan beralasan. Selain cabe, ada anggur yang emang uda lama ditanam diteras dipindah ke atas. Diatas sana, mas kos yang entah kamar mana sudah tanam cabe dan tomat serta ada biji alpukat ama duren. Saya mikir emang bisa tumbuh pohon di atap? Emang tumbuh tapi kalobyda besar gimana? Masnya niat sekali. Salut. Dibekali biji cabe, jeruk, batang pepaya jepang, dan beluntas maka mulailah niat untuk memberi kehidupan dan semangat pengen panen sendiri. Kemudian, beli tanah dan pot untuk wadah tanam. Beberapa hari kemudian sering hujan, jadi pohon anggur jadi banyak ulat dan membuat jijik dan ngeri kalo makin banyak. Akhirnya beli pestisida untuk usir serangga. Hilang dan mati. Rasanya puas ternyata. Belum lagi setiap hari bisa main dengan kucing kampung di atap. Baru sebulan sih sok rajin nanem ini. Semoga bisa terus. Sekarang lagi pesan ratusan bibit sayur dari selada, kale, dll. Semoga bisa nanem dan makan sayur dari hasil kebun sendiri. Sekarang daun pepaya jepang dah bisa dipetik sih. Beluntasnya juga. Ternyata kalo ada hasil yang lumayan terlihat jadi bikin semangat. Yay
Bibit cabenya dah naik.
Bibit jeruk cui atau apalah itu jeruk kecil dalamnya orange.
Tumbuhlah nak.
Ini daun bawang yang baru kubeli 4 Feb buat main masak2 nasi goreng dan 5 Feb udah seperti ini. Kaget dalam semalam bisa tumbuh dan bertunas. Dia kayak cerita Roro Jonggrang.
Semangat menanam ya. Biar kita kalo di lockdown nda khawatir kelaparan banget. Tp sayang nda bisa nanem padi ya disini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar